Ekspansi Sawit di Muna Disorot, LPRI Tekankan Pentingnya Kajian Lingkungan dan Kepastian Hukum

 





Biro humas Dpc lpri kabupaten muna
Firman Saleh S.P


Muna, Sulawesi Tenggara  Rencana ekspansi perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Muna kembali mendapat sorotan publik. Pengurus Cabang Lembaga Pemantau Rakyat Indonesia (PC LPRI) Kabupaten Muna menekankan pentingnya kajian lingkungan yang mendalam dan kepastian hukum sebelum izin pengembangan diberikan.

 

 

Ketua PC LPRI Kabupaten Muna, Laode Faisal, S.Kom, menyampaikan bahwa setiap rencana ekspansi harus berdasarkan analisis dampak lingkungan yang komprehensif agar tidak merugikan masyarakat dan ekosistem lokal. Kami mengingatkan semua pihak bahwa pengelolaan perkebunan sawit tidak boleh hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga harus memperhatikan kelestarian lingkungan dan hak-hak masyarakat," tegas Faisal.

 

Biro Hukum dan Advokasi DPC LPRI Kabupaten Muna, Muhamad Rizal, S.H, memberikan komentar lebih rinci terkait aspek hukum:

 

Kepastian hukum merupakan hal yang tidak bisa ditawar. Setiap izin harus transparan, mengikuti peraturan nasional dan daerah, dan memastikan tidak ada pelanggaran terhadap hak masyarakat atau kelestarian lingkungan.

Kami mengingatkan perusahaan agar mematuhi prosedur perizinan yang sah, termasuk analisis dampak lingkungan dan konsultasi publik yang diwajibkan undang-undang.

Jika ditemukan pelanggaranLPRI berharap seluruh pihak dapat menjalankan proses ini secara transparan, sesuai regulasi, serta mengedepankan kepentingan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

Biro Hukum juga menekankan pentingnya dokumentasi lengkap setiap tahap perizinan, agar proses pengawasan lebih mudah dan tidak menimbulkan sengketa hukum di kemudian hari.

 

Biro Humas DPC LPRI Kabupaten Muna, Firman Saleh, S.P, menambahkan perspektif komunikasi dan publik:

 

Informasi terkait ekspansi sawit masih minim dan kerap menimbulkan spekulasi di masyarakat. Keterbukaan informasi adalah hak warga sekaligus kewajiban semua pihak yang terlibat.

Masyarakat harus dapat mengakses data dampak lingkungan dan sosial secara jelas, sehingga partisipasi publik benar-benar berarti.

Kami mengingatkan perusahaan untuk proaktif menjelaskan setiap kekhawatiran warga. Komunikasi yang baik dapat mencegah potensi konflik dan meningkatkan kepercayaan publik.

Forum publik yang nyata penting agar suara masyarakat didengar dan dijadikan pertimbangan dalam pengambilan keputusan.

Kami juga mengajak masyarakat untuk aktif memantau jalannya perusahaan  dan menyuarakan kepentingan lingkungan serta sosial secara konstruktif.

 

 

 

PC LPRI Kabupaten Muna menyerukan agar pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat berkolaborasi secara terbuka, sehingga ekspansi perkebunan sawit dapat berjalan sesuai prinsip pembangunan berkelanjutan dan hukum yang berlaku.





                            poews:09 09 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketua DPC LPRI KABUPATEN MUNA Desak Polsek Kabawo Segera Tangkap Pelaku Pengancaman dan Pemalangan Motor

DPC LPRI Kabupaten Muna Siap Turun ke Desa-Desa, Pastikan Transparansi dan Keterbukaan Informasi Publik

Langkah Tegas Kejaksaan Muna Diapresiasi, LPRI Dorong Penyelidikan Dana Desa Laiba Dilakukan Secara Terbuka