AKSI UNJUK RASA FKPI BERSAMA LPRI MUNA DI KENDARI, BAKAR BAN DI JALAN PIERE TENDEAN SUARAKAN LIMA TUNTUTAN RAKYAT
biro hukum dpc lpri kabupaten muna
muhammad ahsan tamsri
KENDARI –
Aliansi Forum Komunikasi Pemuda Indonesia (FKPI) bersama Lembaga Pengawasan
Reformasi Indonesia (LPRI) Kabupaten Muna menggelar aksi unjuk rasa di Kota
Kendari, tepatnya di Jalan Pierre Tendean. Aksi tersebut berlangsung dengan
pembakaran ban di tengah jalan sebagai bentuk simbolik penyampaian aspirasi
kepada pemerintah.
Dalam aksi
tersebut, Yogi selaku Jenderal Lapangan memimpin jalannya aksi bersama massa
dalam menyampaikan aspirasi di lapangan.
Sementara itu,
Koordinator Lapangan (Korlap) yakni Muhammad Ahsan Tamsri yang juga merupakan
Biro Hukum DPC LPRI Kabupaten Muna, turut memastikan jalannya aksi berlangsung
tertib dan sesuai dengan ketentuan penyampaian pendapat di muka umum.
Massa aksi
menyuarakan lima tuntutan utama yang disebut sebagai suara rakyat terhadap
berbagai kebijakan nasional yang dinilai perlu dievaluasi dan diperhatikan
secara serius.
Adapun lima
tuntutan yang disampaikan yaitu:
Menolak revisi
ke-3 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik
Indonesia (Polri).
Mendesak
pemerintah melakukan evaluasi total terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG)
dan Koperasi Merah Putih.
Menuntut
pemerintah menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dinilai membebani
masyarakat.
Mendesak
pemerintah dan DPR RI segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU)
Perampasan Aset.
Meminta
pemerintah menjaga dan menstabilkan nilai tukar rupiah demi ketahanan ekonomi
nasional.
Aksi tersebut
berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan sempat menyebabkan kepadatan
arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Massa aksi
menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penyampaian aspirasi secara
terbuka dan bagian dari hak demokrasi masyarakat dalam menyuarakan pendapat di
muka umum.
Mereka berharap
pemerintah dapat menindaklanjuti seluruh tuntutan yang disampaikan sebagai
bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial dan ekonomi yang dirasakan masyarakat
saat ini.
poews:0909
Komentar