DESA KORIHI BERSUARA, PEMDA MUNA PERLU SEGERA MERESPONS ASPIRASI MASYARAKAT

 



MUNA – Aksi pemalangan jalan dan pembakaran ban yang dilakukan warga Desa Korihi, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, pada Sabtu (31/05/2026), menjadi potret nyata kekecewaan masyarakat terhadap kondisi jalan yang rusak parah dan hingga kini dinilai belum mendapatkan penanganan yang memadai. Kerusakan infrastruktur tersebut tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga berdampak langsung terhadap akses pendidikan, pelayanan kesehatan, serta aktivitas ekonomi masyarakat sehari-hari.

Bagi warga Korihi, jalan bukan sekadar sarana penghubung, melainkan urat nadi kehidupan yang menentukan kelancaran berbagai aktivitas sosial dan ekonomi. Karena itu, aksi yang dilakukan masyarakat merupakan bentuk penyampaian aspirasi agar pemerintah memberikan perhatian yang lebih serius terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

Menanggapi peristiwa tersebut, Ketua PC LPRI Kabupaten Muna, Laode Faisal, S.Kom., menegaskan bahwa apa yang terjadi di Desa Korihi harus menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Muna. Menurutnya, aksi tersebut bukan semata-mata bentuk protes, melainkan pesan kuat dari masyarakat yang menginginkan hadirnya solusi nyata atas persoalan yang mereka hadapi.

"Korihi hari ini harus menjadi alarm bagi Pemerintah Kabupaten Muna. Ketika masyarakat harus turun ke jalan untuk menyuarakan kebutuhan dasarnya berupa akses jalan yang layak, maka sudah saatnya pemerintah hadir dengan tindakan yang konkret. Namun perlu kami tegaskan, kritik yang kami sampaikan bukan untuk menjatuhkan Pemerintah Daerah, melainkan kritik yang membangun demi percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat," ujar Laode Faisal.

Ia menjelaskan bahwa kritik terhadap kebijakan publik merupakan bagian dari kontrol sosial yang sehat dalam sistem demokrasi. Oleh karena itu, pemerintah diharapkan menjadikan aspirasi masyarakat sebagai bahan evaluasi untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang menjadi kebutuhan mendasar warga. Menurutnya, langkah yang perlu segera dilakukan adalah melakukan pemetaan terhadap ruas jalan yang mengalami kerusakan berat, menetapkan skala prioritas perbaikan secara transparan, serta membangun komunikasi yang lebih aktif dengan masyarakat agar setiap keluhan dapat ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan terukur.

Laode Faisal juga mengingatkan bahwa lambannya penanganan persoalan infrastruktur dapat menimbulkan akumulasi kekecewaan di tengah masyarakat. Apabila kondisi seperti ini terus berlangsung tanpa adanya kepastian penyelesaian, bukan tidak mungkin desa-desa lain yang menghadapi persoalan serupa akan menyampaikan aspirasi dengan cara yang sama.

Sementara itu, Biro Humas PC LPRI Kabupaten Muna, Hasran, menegaskan bahwa persoalan jalan rusak tidak hanya terjadi di Desa Korihi. Menurutnya, kondisi serupa juga masih ditemukan di sejumlah wilayah lain, termasuk di Desa Oelongko, yang hingga saat ini membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Muna.

Kondisi jalan yang rusak bukan hanya terjadi di Korihi. Di Desa Oelongko juga terdapat ruas jalan yang memerlukan perhatian serius. Pertanyaannya, apakah harus menunggu terjadi aksi seperti di Korihi terlebih dahulu baru pemerintah turun melihat langsung kondisi di lapangan? Tentu kita semua berharap tidak demikian," tegas Hasran.

Menurut Hasran, Pemerintah Kabupaten Muna perlu menjadikan peristiwa di Korihi sebagai momentum evaluasi untuk lebih proaktif mengidentifikasi dan menyelesaikan persoalan infrastruktur di berbagai desa tanpa harus menunggu munculnya aksi protes dari masyarakat.

Kami ingin pemerintah hadir lebih awal sebelum masyarakat merasa harus turun ke jalan untuk didengar. Pemerintah memiliki kesempatan untuk menunjukkan keberpihakan kepada masyarakat melalui tindakan nyata dan respons yang cepat terhadap persoalan-persoalan mendasar seperti infrastruktur jalan. Kritik yang kami sampaikan bukan untuk menyudutkan pemerintah, tetapi sebagai masukan konstruktif agar persoalan yang sama tidak terus berulang dan berkembang menjadi keresahan yang lebih luas di tengah masyarakat," lanjutnya.

PC LPRI Kabupaten Muna meyakini bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat merupakan kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan. Oleh karena itu, LPRI mendorong Pemerintah Kabupaten Muna untuk segera merespons aspirasi warga Desa Korihi serta melakukan peninjauan terhadap wilayah-wilayah lain yang mengalami kerusakan infrastruktur, termasuk Desa Oelongko dan desa-desa lainnya.

 

Korihi telah bersuara. Kini masyarakat menunggu jawaban, bukan dalam bentuk janji, melainkan melalui tindakan nyata yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Muna.



             poews: 0909

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketua DPC LPRI KABUPATEN MUNA Desak Polsek Kabawo Segera Tangkap Pelaku Pengancaman dan Pemalangan Motor

DPC LPRI Kabupaten Muna Siap Turun ke Desa-Desa, Pastikan Transparansi dan Keterbukaan Informasi Publik

Langkah Tegas Kejaksaan Muna Diapresiasi, LPRI Dorong Penyelidikan Dana Desa Laiba Dilakukan Secara Terbuka