Sinergi LPRI, Dinas Sosial, dan Tagana Kabupaten Muna Salurkan Bantuan Sosial bagi Korban Kebakaran Desa Wakumoro
Sinergi DPC LPRI, Dinas Sosial, dan Tagana Kabupaten Muna dalam penyaluran bantuan sosial bagi korban kebakaran Desa Wakumoro, Senin (19/1/2025).
Muna, Sulawesi Tenggara Senin, 19 Januari 2026 Musibah kebakaran yang melanda pemukiman warga di Desa Wakumoro, Kecamatan Parigi, Kabupaten Muna, menyisakan dampak sosial yang serius bagi masyarakat terdampak. Peristiwa tersebut tidak hanya mengakibatkan kerugian material, tetapi juga membuat warga kehilangan tempat tinggal beserta kebutuhan dasar. Menyikapi kondisi tersebut, Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Pemantau Reformasi Indonesia (DPC LPRI) Kabupaten Muna bersinergi dengan Dinas Sosial Kabupaten Muna serta Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Muna dalam menyalurkan bantuan sosial kepada korban kebakaran.
Penyaluran bantuan sosial dilaksanakan pada hari Senin, 19 Januari 2026, secara langsung di lokasi kejadian. Di tengah puing-puing bangunan yang hangus terbakar, terlihat petugas Dinas Sosial dan anggota Tagana mengenakan atribut resmi mendampingi proses penyerahan bantuan, sementara perwakilan LPRI turut hadir memastikan bantuan diterima langsung oleh korban secara tertib dan tepat sasaran.
Petugas Dinas Sosial, Tagana, dan DPC LPRI Kabupaten Muna menyalurkan bantuan sosial kepada korban kebakaran di Desa Wakumoro, Kecamatan Parigi, Kabupaten Muna, Senin (19/1/2026).
Paket bantuan sosial berlogo Kementerian Sosial Republik Indonesia diserahkan secara simbolis kepada warga terdampak, disaksikan oleh unsur pemerintah daerah, relawan kebencanaan, serta masyarakat setempat. Kondisi lokasi yang masih dipenuhi sisa material bangunan terbakar dan dipasangi garis pengaman menunjukkan bahwa penyaluran bantuan dilakukan dalam waktu yang relatif cepat pascakejadian sebagai bentuk respons tanggap darurat.Ketua DPC LPRI Kabupaten
Muna, La Ode Faisal, S.Kom, yang hadir langsung di lokasi kegiatan, menegaskan
bahwa keterlibatan LPRI dalam penyaluran bantuan ini merupakan bentuk
kepedulian kemanusiaan sekaligus bagian dari fungsi pengawalan kebijakan sosial
agar berjalan secara akuntabel dan berkeadilan.
“Musibah
kebakaran ini merupakan duka bersama. Kehadiran LPRI bersama Dinas Sosial dan
Tagana adalah wujud nyata sinergi lintas sektor untuk memastikan negara
benar-benar hadir di tengah masyarakat, khususnya pada kondisi darurat seperti
ini,” ujar La Ode Faisal.
Ia menambahkan bahwa bantuan sosial tidak
hanya bernilai material, tetapi juga memiliki makna psikologis bagi korban.
Oleh karena itu, proses distribusi harus dilakukan secara transparan, tertib,
dan berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat terdampak.
Dinas Sosial Kabupaten
Muna menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan bagian dari logistik
tanggap darurat yang bersumber dari Kementerian Sosial Republik Indonesia,
meliputi kebutuhan sandang, perlengkapan dasar rumah tangga, serta kebutuhan darurat
lainnya. Sementara itu, Tagana Kabupaten Muna berperan aktif dalam asesmen
lapangan, pengamanan lokasi, pendampingan korban, serta memastikan proses
distribusi bantuan berjalan aman dan lancar.
Sinergi antara DPC LPRI
Kabupaten Muna, Dinas Sosial, dan Tagana ini mencerminkan pentingnya kolaborasi
lintas sektor dalam penanganan bencana sosial. Penanganan bencana tidak dapat
dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan koordinasi yang kuat antara
pemerintah, lembaga masyarakat sipil, dan relawan kebencanaan.
LPRI Kabupaten Muna
menilai bahwa peristiwa kebakaran di Desa Wakumoro perlu menjadi momentum
evaluasi bersama, khususnya dalam memperkuat sistem mitigasi bencana di tingkat
desa. Upaya pencegahan, peningkatan kesadaran masyarakat, serta penguatan
kesiapsiagaan aparatur desa dinilai penting untuk meminimalkan risiko kebakaran
serupa di masa mendatang.
Selain bantuan darurat,
LPRI juga mendorong adanya pendampingan lanjutan bagi korban kebakaran, baik
dalam bentuk pemulihan sosial, dukungan psikososial, maupun koordinasi lintas
instansi guna memastikan korban dapat kembali menjalani kehidupan secara layak
dan bermartabat.
Melalui kegiatan ini, DPC
LPRI Kabupaten Muna menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan
perlindungan sosial dan mendorong praktik tata kelola penanganan bencana yang
transparan, berkeadilan, serta berpihak pada masyarakat terdampak, sejalan dengan
semangat reformasi dan nilai-nilai kemanusiaan.
Penulis: Tim Humas DPC LPRI Kabupaten Muna
Komentar